Penjualan Apple Meleset dari Prediksi

Penjualan Apple Meleset dari Prediksi

Penjualan Apple Meleset dari Prediksi

BERKAHPOKER – Pendapatan Apple turun di bawah harapan Wall Street di kuartal IV tahun fiskal pada Kamis, 29 Oktober 2021. CEO Apple Tim Cook mengaitkan dengan kendala pasokan yang lebih besar dari perkiraan pada iPhone, iPad dan Mac.

Selama perpanjangan masa perdagangan saham Apple jatuh lebih dari 3 persen. “Kami memiliki kinerja yang sangat kuat meskipun kendala pasokan lebih besar dari yang diharapkan. Perkiraan itu sekitar USD 6 miliar (setara Rp 85,1 triliun, estimasi kurs Rp 14.187 per dolar AS),” ujar Cook dilansir dari laman CNBC, ditulis Sabtu (30/10/2021).

Cook menambahkan kendala pasokan didorong kekurangan chip di seluruh industri. Selain itu, kondisi COVID-19 yang belum mereda gangguan manufaktur di Asia Tenggara.

Walaupun begitu, pendapatan keseluruhan Apple meningkat 29 persen. Setiap kategori mengalami kenaikan setiap tahun.

Berikut hasil pencapaian Apple versus perkiraan analis yang dicatat Refinitiv:

EPS : Apple Inc berada di posisi USD 1,24 atau Rp 17.592,56 sesuai dengan perkiraan analis.

Pendapatan : Perusahaanya hanya mampu mendapat USD 83,36 miliar atau setara Rp 1.183 triliun.

Sementara pakar memperkirakan sebesar USD 84,85 miliar setara Rp 1.203, 8 triliun. Meskipun begitu perolehan ini mengungguli 29 persen YoY.

Pendapatan iPhone : Produk gawai mengantongi sebanyak USD 38,87 miliar atau setara Rp 551,4

triliun) sedangkan perkiraan analis dan Wall Street adalah USD 41,51 atau Rp 588,9 triliun. Meskipun

nilai ini naik 47 persen YoY. AGEN POKER ONLINE

Pandapatan Layanan: Analis memproyeksikan sebesar USD 17,64 miliar atau setara Rp 250,2 triliun.

Apple mampu melampui dengan perolehan USD 18,28 miliar atau Rp 259,3 triliun.

Pendapatan Produk Lainnya: Apple mendapat USD 8,79 miliar atau Rp 124,7 triliun.

Yang mana perkiraan analis sebanyak USD 9,33 miliar setara Rp 132,3 triliun. Meski di bawah perkiraan pakar, nilai tersebut melejit 11,5 persen YoY.

Pendapatan Mac: Produk laptop Apple mendapat USD 9,18 miliar (sebanding Rp 130,2 triliun) atau naik 1,6 persen YoY. Angkanya masih di bawah perkiraan senilai 9,23 miliar sekitar Rp 130,9 triliun.

Pendapatan iPad: Produk tab menyumbang USD 8,25 miliar atau senilai Rp 117,07 triliun menunjukkan kenaikan 21,4 persen. Pencapaian ini jauh lebih tinggi dari perkiraan analis senilai USD 7,23 miliar atau Rp 102,5 triliun

Margin kotor: Perusahaan mengantongi 42,2 persen sesuai dengan dugaan analis.

Apple belum memberikan panduan resmi sejak awal pandemi. Cook mempunyai target agar Apple mengalami pertumbuhan pendapatan YoY yang solid pada kuartal IV tepatnya Desember.

Faktanya Cook menuturkan, Apple berpotensi menghadapi kendala pasokan yang lebih buruk dan lebih tinggi dari USD 6 miliar atau setara Rp 85,1 triliun.

Kendala itu dihadapi saat mencapai pendapatan pada kuartal III. Namun, Apple optimistis kuartal IV akan menjadi yang terbesar dalam hal pendapatan perusahaan dalam sejarahnya.

CFO Apple Luca Maestri penjualan iPad akan menurun YoY pada kuartal IV. Masalah pasokan jadi faktor penghambatnya. Untuk kategori produk lainnya akan tumbuh.

“Jadi kita sudah selesai sekitar satu bulan kuartal. Gangguan manufaktur terkait Covid telah meningkat pesat. Kekurangan chip terus berlanjut,” ujar Cook. AGEN POKER TERPERCAYA

Cook menambahkan masalah pasokan berkaitan dengan chip pada “legacy node” atau chip yang lebih tua. Bukan prosesor berteknologi maju di jantung perangkat Apple.

Kontes Seo

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *